- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 147
PA Kota Madiun Hadiri Refleksi Akhir Tahun 2025 di Lingkungan PTA Surabaya |31-12-2025|
PA KOTA MADIUN HADIRI REFLEKSI AKHIR TAHUN 2025 DI LINGKUNGAN PTA SURABAYA SECARA DARING 
Panitera PA Kota Madiun Lucky Aziz Hakim, S.H.I., M.H. bersama Panitera Muda Gugatan Sigit Apriluberta, S.H., dan Jurusita, Ruchani serta aparatur PA Kota Madiun menghadiri Refleksi Akhir Tahun di Lingkungan Pengadikan Tinggi Agama (PTA) Surabaya tahun 2025 secara secara daring di Media Center PA Kota Madiun pada Rabu, (31/12/2025). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya secara daring melalui zoom meeting pukul 13.30 WIB ini diikutiPengadilan Agama di Wilayah PTA Surabaya di satker masing-masing.
Refleksi akhir tahun merupakan agenda strategis sebagai sarana evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan agama sepanjang tahun 2025. Dalam kegiatan ini, disampaikan paparan capaian kinerja, pelaksanaan program strategis, serta berbagai tantangan yang dihadapi oleh satuan kerja peradilan agama sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.

Dalam paparan Refleksi Akhir Tahun Bidang Kepaniteraan PTA Surabaya Periode Januari–Desember 2025, disampaikan oleh Panitera PTA Surabaya Dr. Ma'sum Umar, S.H., M.H. bahwa secara umum kinerja Kepaniteraan Muda Banding menunjukkan capaian yang sangat baik, khususnya dalam penyelesaian perkara upaya hukum banding. Pada Sasaran Strategis I, indikator persentase perkara yang diselesaikan tepat waktu ditargetkan sebesar 99%. Dari total 586 perkara yang diselesaikan sepanjang tahun 2025, sebanyak 584 perkara berhasil diputus tepat waktu, sehingga capaian kinerja mencapai 99,65%, melampaui target yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pemanfaatan sistem peradilan elektronik dalam penyelesaian perkara terus menunjukkan tren positif. Perkara yang ditangani melalui e-Court mencapai 87,80%, sedangkan perkara manual sebesar 12,20%. Secara keseluruhan, capaian e-Court di wilayah Pengadilan Agama se-Jawa Timur mencapai 90,4%, melampaui target Badan Peradilan Agama (Badilag) sebesar 80% serta memenuhi target Rencana Strategis Mahkamah Agung sebesar 90%.
Pada Sasaran Strategis II, indikator persentase pengiriman salinan putusan kepada Pengadilan Agama pengaju ditargetkan sebesar 100%. Dari 584 perkara yang diputus sepanjang tahun 2025, seluruh salinan putusan telah dikirimkan tepat waktu, sehingga indikator tersebut terealisasi secara penuh. Hal ini mencerminkan konsistensi dan ketepatan waktu Kepaniteraan dalam pengelolaan administrasi perkara banding.
Selain itu, dipaparkan pula data laporan perkara yang diterima dan diputus oleh Pengadilan Agama se-Jawa Timur, termasuk rekapitulasi perkara eksekusi serta perkara dispensasi kawin. Tercatat bahwa jumlah perkara dispensasi kawin pada tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Penurunan ini menunjukkan adanya perubahan tren sosial serta meningkatnya upaya pencegahan dan edukasi di masyarakat. Faktor-faktor penyebab perceraian juga disampaikan sebagai bahan evaluasi bersama dalam perumusan kebijakan ke depan.
Panitera PTA Surabaya menyampaikan pula capaian prestasi Pengadilan Agama di wilayah PTA Surabaya dalam Anugerah Mahkamah Agung Tahun 2025. Sejumlah satuan kerja berhasil meraih penghargaan pada kategori pelaksanaan e-Litigasi, gugatan sederhana, mediasi, serta kinerja layanan eksekusi. Beliau menegaskan bahwa capaian tersebut harus terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun 2026 sebagai bentuk komitmen dalam peningkatan kualitas pelayanan peradilan.

Sementara itu, dalam Refleksi Akhir Tahun Bidang Kesekretariatan PTA Surabaya Tahun 2025, yang disampaikan oleh Sekretaris PTA Surabaya Dr. H. Naffi, S.Ag., M.H. bahwa dukungan administrasi, keuangan, kepegawaian, serta sarana dan prasarana merupakan fondasi penting bagi keberhasilan pelaksanaan tugas yudisial. Pada Subbagian Rencana Program dan Anggaran, dijelaskan adanya pembangunan dan pengembangan gedung pada sejumlah Pengadilan Agama sebagai upaya peningkatan fasilitas pelayanan publik.
Dari aspek kepegawaian dan teknologi informasi, jumlah sumber daya manusia di lingkungan PTA Surabaya dan Pengadilan Agama se-Jawa Timur tercatat sebanyak 1.826 orang, yang terdiri dari hakim, ASN, dan PPPK. Indeks Profesionalitas ASN menunjukkan hasil yang menggembirakan, dengan 29 satuan kerja atau 76% memperoleh predikat tinggi. Sepanjang tahun 2025, berbagai kegiatan pengembangan sumber daya manusia juga telah dilaksanakan, antara lain kenaikan pangkat, tugas belajar, serta bimbingan teknis dan pelatihan bagi aparatur peradilan.
Pada bidang tata usaha dan rumah tangga, disampaikan bahwa usulan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) Tahun Anggaran 2027 untuk PTA Surabaya dan Pengadilan Agama se-Jawa Timur telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan menjadi dasar penyusunan baseline anggaran. Selain itu, penetapan status penggunaan Gedung Arsip eks Wisma Bahagia dengan nilai lebih dari Rp1,5 miliar menjadi capaian penting dalam pengelolaan aset negara.
Di bidang keuangan dan pelaporan, realisasi anggaran PTA Surabaya Tahun 2025 mencapai 97% dari pagu yang ditetapkan. Sementara itu, realisasi anggaran Pengadilan Agama se-Jawa Timur untuk belanja pegawai, barang, dan modal juga menunjukkan tingkat serapan yang sangat tinggi. Capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) yang optimal tersebut mengantarkan PTA Surabaya meraih berbagai penghargaan dari KPPN setempat, baik untuk DIPA 01 maupun DIPA 04.
Melalui paparan refleksi akhir tahun ini, Sekretaris PTA Surabaya menegaskan bahwa seluruh capaian kinerja tahun 2025 merupakan hasil kerja bersama seluruh aparatur peradilan agama di wilayah PTA Surabaya. Evaluasi yang disampaikan diharapkan menjadi pijakan strategis dalam meningkatkan kinerja, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan peradilan pada tahun 2026.


Dalam kesempatan ini Ketua PTA Surabaya Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. menyampaikan deretan penghargaan yang diraih PTA Surabaya sepanjang tahun 2025 yang diharapkan dapat menjadi motivasi mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, peneguhan integritas aparatur, serta penguatan budaya kerja yang profesional dan akuntabel ditahun 2026 dan seterusnya. Melalui kegiatan refleksi ini, beliau seluruh satuan kerja Pengadilan Agama di lingkungan PTA Surabaya dapat terus melakukan perbaikan dan inovasi berkelanjutan dalam rangka mewujudkan peradilan agama yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat pencari keadilan.
Kehadiran PA Kota Madiun dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung setiap agenda pembinaan, evaluasi, dan penguatan kinerja yang dicanangkan oleh PTA Surabaya. PA Kota Madiun berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil refleksi akhir tahun ini dengan terus meningkatkan kinerja kelembagaan dan kualitas pelayanan publik, sejalan dengan visi Mahkamah Agung Republik Indonesia serta arahan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya menuju peradilan agama yang berintegritas, profesional, dan berkelas dunia.
