- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 119
IKAHI PA Kota Madiun Hadiri Sosialisasi Asuransi Mandiri Inhealth Secara Daring |05-01-2026|
IKAHI PA KOTA MADIUN HADIRI SOSIALISASI ASURANSI MANDIRI INHEALTH SECARA DARING
Wakil Ketua PA Kota Madiun Imam Safi’I, S.H.I., M.H. bersama Hakim Arina Kamiliya, S.H.I., M.H., Nova Sri Wahyuning Tyas, S.H.I., M.H. dan Syahrul Mubaroq, S.H. menghadiri Sosialisasi Asuransi Mandiri Inhealth bagi Anggota IKAHI secara daring melalui zoom meeting di Media Center PA Kota Madiun pada Senin, (5/1/2026).
Sosialisasi tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI) bekerja sama dengan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) sehubungan dengan Program Jaminan Kesehatan Hakim Karier. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pengurus Daerah (PD) dan Pengurus Cabang (PC) IKAHI serta anggota IKAHI dari seluruh Indonesia. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Kepala Biro Keuangan Mahkamah Agung Republik Indonesia Edi Yuniadi, S.E., S.Sos., M.M., CPSAK, serta Kepala Unit Pelayanan Pelanggan Kantor Operasional Jakarta PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia, Marcello Dwinanto.

Kegiatan sosialisasi diawali dengan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum PP IKAHI Prof. Dr. H. Yanto, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa program jaminan kesehatan bagi hakim karier merupakan bentuk perhatian dan komitmen organisasi dalam memberikan perlindungan kesejahteraan bagi para hakim. Beliau menekankan pentingnya pemahaman yang utuh terhadap skema kepesertaan, manfaat, serta mekanisme layanan asuransi agar program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh anggota IKAHI.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Biro Keuangan Mahkamah Agung RI Edi Yuniadi, S.E., S.Sos., M.M., CPSAK mempresentasikan kebijakan dan skema pembiayaan Program Jaminan Kesehatan Hakim Karier, termasuk dasar regulasi, mekanisme pengelolaan anggaran, serta peran Mahkamah Agung dalam mendukung keberlanjutan program tersebut. Beliau juga menjelaskan pentingnya tata kelola keuangan yang akuntabel dan berkelanjutan guna memastikan program jaminan kesehatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh hakim karier.
Memasuki agenda utama, dilakukan sosialisasi dan pemaparan seputar Mandiri Inhealth oleh Kepala Unit Pelayanan Pelanggan Kantor Operasional Jakarta, Marcello Dwinanto. Dalam paparannya, narasumber menguraikan secara komprehensif mengenai aspek kepesertaan dan manfaat dalam program asuransi kesehatan Mandiri Inhealth yang dirancang untuk menjawab tantangan inflasi medis yang terus meningkat. Kepesertaan dikelola secara terstruktur dan berbasis kebutuhan peserta, dengan memperhatikan profil risiko, kelompok usia, serta pola pemanfaatan layanan kesehatan. Pendekatan ini memungkinkan pengelolaan biaya yang lebih terkendali tanpa mengurangi hak dan kualitas layanan yang diterima peserta.
Mandiri Inhealth menyediakan manfaat pelayanan kesehatan yang komprehensif, mencakup layanan rawat jalan, rawat inap, tindakan medis, hingga obat-obatan yang disesuaikan dengan indikasi medis dan standar pelayanan berbasis eviden (evidence-based medicine). Melalui pengaturan manfaat yang jelas dan terukur, peserta tetap memperoleh layanan yang optimal, sementara potensi pemborosan akibat layanan yang tidak diperlukan dapat diminimalkan.
Lebih lanjut, narasumber menekankan bahwa keunggulan utama Mandiri Inhealth terletak pada penerapan sistem managed care yang menitikberatkan pada pengendalian mutu dan biaya secara simultan. Dalam skema ini, setiap layanan kesehatan dikelola melalui mekanisme kendali medis, seperti verifikasi indikasi, pengaturan rujukan berjenjang, serta koordinasi aktif antara perusahaan asuransi, fasilitas kesehatan, dan tenaga medis. Dengan demikian, keputusan medis tetap berada pada koridor profesionalisme, namun dilakukan secara lebih efisien dan tepat sasaran.


Penerapan managed care juga mendorong penggunaan layanan kesehatan secara rasional, termasuk pengendalian peresepan obat, pemilihan tindakan medis yang sesuai kebutuhan klinis, serta optimalisasi lama perawatan inap. Hal ini terbukti mampu menekan laju peningkatan klaim dan menjaga keberlanjutan program asuransi kesehatan, terutama di tengah lonjakan inflasi medis yang jauh melampaui inflasi ekonomi nasional.
Selain aspek pengendalian biaya, sistem managed care Mandiri Inhealth juga memberikan nilai tambah bagi peserta melalui peningkatan kualitas layanan. Peserta memperoleh kepastian pelayanan yang lebih terkoordinasi, transparan, dan berorientasi pada hasil kesehatan (outcome-based care). Dengan pendekatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan perlindungan finansial, tetapi juga pendampingan dalam proses pelayanan kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Menutup pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa penerapan managed care bukan semata-mata bertujuan membatasi layanan, melainkan sebagai strategi untuk memastikan setiap tindakan medis yang diberikan benar-benar diperlukan, bermanfaat, dan berkontribusi pada peningkatan derajat kesehatan peserta. Dengan sistem ini, Mandiri Inhealth dinilai mampu menjadi solusi adaptif dalam menghadapi tantangan inflasi medis sekaligus menjaga keseimbangan antara kualitas layanan, keberlanjutan pembiayaan, dan kepuasan peserta.
Kehadiran IKAHI PA Kota Madiun dalam kegiatan sosialisasi ini merupakan wujud komitmen dan dukungan terhadap peningkatan pemahaman aparatur peradilan, khususnya para hakim, mengenai program jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh IKAHI. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh informasi yang jelas dan komprehensif sehingga dapat memanfaatkan program asuransi kesehatan Mandiri Inhealth secara optimal demi menunjang kesehatan dan kesejahteraan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur peradilan.
