- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 80
Briefing Pagi PA Kota Madiun: “Konsistensi Kinerja dan Integritas Untuk Pelayanan Berkualitas” |14-01-2026|
BRIEFING PAGI PA KOTA MADIUN: “KONSISTENSI KINERJA DAN INTEGRITAS UNTUK PELAYANAN BERKUALITAS”

Dalam rangka meningkatkan disiplin aparatur serta kualitas layanan publik, Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun kembali melaksanakan agenda rutin briefing dan do'a pagi bersama pagi pada Rabu, (14/1/2026). Kegiatan yang diikuti oleh jajaran pimpinan, para hakim, pejabat struktural dan fungsional serta PNS, PPPK, dan CPNS staf pelaksana. Kegiatan ini juga diikuti oleh petugas keamanan PA Kota Madiun, mahasiswa magang dari UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN SATU Tulungagung, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta siswi magang dari SMK Negeri 2 Madiun dan SMK Negeri 2 Jiwan.
Briefing pagi dan do’a bersama yang berlangsung di ruang tunggu PTSP pada pukul 07.40 WIB ini dilaksanakan sebagai sarana pembinaan sekaligus penguatan integritas kerja seluruh aparatur dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Kegiatan diawali dengan pengumandangan Yel-Yel PA Kota Madiun secara bersama-sama guna membangun energi positif dan semangat kerja sebagai wujud komitmen untuk melayani dengan sepenuh hati, cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab.


Dalam arahannya, Wakil Ketua PA Kota Madiun Imam Safi’i, S.H.I., M.H. menekankan pentingnya konsistensi kinerja secara optimal. Beliau menyampaikan bahwa setiap aparatur wajib memiliki pemahaman yang mendalam terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing agar roda organisasi dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa konsistensi kinerja merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan kinerja organisasi. Oleh karena itu, seluruh aparatur diharapkan bekerja secara profesional, terukur, serta senantiasa berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Selain aspek operasional, briefing kali ini juga menyoroti komitmen lembaga dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan. Pimpinan menegaskan bahwa pelayanan prima tidak hanya diwujudkan melalui sikap ramah petugas, tetapi juga melalui kepastian hukum, transparansi informasi, serta ketepatan waktu dalam penyelesaian perkara.
Selaras dengan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang telah diraih PA Kota Madiun serta pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), seluruh aparatur diharapkan senantiasa menjunjung tinggi integritas dan kode etik. Integritas merupakan fondasi utama dalam menjaga marwah peradilan dan kepercayaan publik terhadap institusi. Profesionalisme tanpa integritas akan melahirkan kerentanan, sementara integritas tanpa profesionalisme berpotensi menimbulkan stagnasi. Keduanya harus berjalan beriringan dalam mewujudkan visi PA Kota Madiun, PTA Surabaya, Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, dan Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Kegiatan briefing pagi ini ditutup dengan doa bersama. Melalui penguatan rutin tersebut, diharapkan PA Kota Madiun dapat terus meningkatkan performa kinerja secara berkelanjutan demi tercapainya kepuasan masyarakat pencari keadilan secara optimal.
