- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 22
Monev Kinerja Tenaga Outsourcing Pengadilan Agama Kota Madiun |02-11-2026|
MONEV KINERJA TENAGA OUTSOURCING PENGADILAN AGAMA KOTA MADIUN

Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap kinerja Tenaga Outsourcing pada Senin, (2/11/2026). Kegiatan Monev yang diikuti oleh petugas keamanan dan petugas kebersihan ini dilaksanakan di Media Center Pengadilan Agama Kota Madiun pada pukul 14.00 WIB. Kegiatan strategis ini dipimpin oleh Kepala Subbagian Umum dan Keuangan Pengadilan Agama Kota Madiun, Titin Oktaviani, S.IAN., serta diikuti oleh seluruh tenaga outsourcing, yang mencakup petugas keamanan (security) dan petugas kebersihan (cleaning service).
Mengawali pengarahannya, Kasubbag Umum dan Keuangan Titin Oktaviani, S.IAN., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para tenaga outsourcing selama ini. Beliau menegaskan bahwa Monev ini bukan sekadar instrumen evaluasi formalitas, melainkan forum pembinaan rutin untuk memperkuat sinergi serta komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan kerja Pengadilan Agama Kota Madiun.
Dalam pengarahan khusus kepada tim keamanan, beliau menyampaikan repositioning penting peran Satuan Pengamanan (Satpam) di lingkungan peradilan modern, yang dimana satpam tidak semata-mata sebagai penjaga ketertiban fisik dan keamanan area kantor, melainkan garda terdepan sekaligus representasi utama satuan kerja Pengadilan Agama Kota Madiun.

"Petugas keamanan merupakan pihak pertama yang ditemui oleh para pencari keadilan saat melangkahkan kaki di Pengadilan Agama Kota Madiun. Kesan pertama masyarakat terhadap pelayanan Pengadilan Agama Kota Madiun sangat ditentukan oleh sikap, keramahan, dan ketanggapan personel security Oleh karena itu, penerapan Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) serta prinsip hospitality wajib melekat dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Kasubbag Umum dan Keuangan.
Beliau menambahkan bahwa kesiapsiagaan menjaga keamanan harus berjalan beriringan dengan standar pelayanan publik berkelas. Seorang petugas keamanan harus mampu menunjukkan kehangatan dan kejelasan informasi tanpa mengurangi ketegasan dan kewaspadaan dalam mengantisipasi potensi gangguan ketertiban.
Selain penguatan peran garda depan, agenda Monev juga menyasar indikator kinerja, yaitu: Penilaian ketepatan jam kerja, kedisiplinan atribut, serta kepatuhan terhadap Standard Operator Prosedur (SOP) pengamanan maupun kebersihan lingkungan. Kemudian evaluasi kesiapan tim cleaning service dalam menciptakan suasana kantor yang bersih dan kondusif bagi pengguna layanan publik.
Kegiatan ini dikemas secara interaktif melalui dialog dua arah. Tenaga outsourcing berkesempatan menyampaikan aspirasi serta kendala teknis di lapangan, seperti penyesuaian penugasan piket hingga penanganan berbagai dinamika karakter pengunjung peradilan. Solusi solutif dirumuskan secara bersama-sama agar kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan senantiasa terjaga.
Melalui Monev berkala ini, manajemen Pengadilan Agama Kota Madiun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas seluruh lini pendukung operasional. Langkah proaktif ini menjadi fondasi penting dalam mempertahankan predikatWilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Rangkaian kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh tenaga outsourcing terus menjaga profesionalisme, ketulusan melayani, dan integritas tinggi demi menghadirkan pelayanan peradilan yang aman, nyaman, akuntabel, dan tepercaya bagi seluruh lapisan masyarakat Madiun.
