- Details
- Category: BERITA SEPUTAR PENGADILAN
- Hits: 36
Apel Senin Pagi PA Kota Madiun, Ketua: Integritas Kokoh, Kebahagiaan Menguatkan Pelayanan |20-07-2026|
APEL SENIN PAGI PA KOTA MADIUN, KETUA: INTEGRITAS KOKOH, KEBAHAGIAAN MENGUATKAN PELAYANAN
Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun kembali melaksanakan rutinitas Apel Senin Pagi pada Senin, (20/7/2026). Kegiatan yang menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan disiplin, integritas, dan kinerja seluruh aparatur ini diselenggarakan di halaman kantor Pengadilan Agama Kota Madiun, Jalan Ringroad Barat Nomor 1, Kota Madiun pukul 07.30 WIB.
Apel dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun, Imam Safi’i, S.H.I., M.H., serta diikuti oleh jajaran Hakim, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tenaga outsourcing. Turut ikut pula mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Rangkaian apel diawali dengan pembacaan 8 (delapan) Nilai Utama Mahkamah Agung Republik Indonesia serta Budaya Malu Pengadilan Agama Kota Madiun oleh petugas yang diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh semangat dan khidmat sebagai bentuk komitmen bersama dalam menginternalisasikan nilai-nilai dasar aparatur peradilan.
Pembacaan nilai-nilai tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial, tetapi merupakan pengingat bagi seluruh aparatur untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas, kejujuran, profesionalisme, kemandirian, akuntabilitas, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan lembaga peradilan yang agung, modern, transparan, dan terpercaya.


Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun, Imam Safi’i, S.H.I., M.H., mengajak seluruh aparatur untuk senantiasa menjaga kebahagiaan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Menurut beliau, suasana hati yang positif akan memberikan dampak yang besar terhadap kualitas pelayanan, produktivitas, serta profesionalisme dalam bekerja.
“Kebahagiaan bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan harus dibangun melalui semangat dan motivasi dari dalam diri. Oleh karena itu, setiap aparatur diharapkan mampu menumbuhkan optimisme, rasa syukur serta semangat untuk memberikan kontribusi terbaik bagi institusi. Sebagai insan peradilan, seluruh pegawai dituntut untuk memberikan pelayanan yang prima, cepat, tepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat pencari keadilan dengan mengedepankan keramahan, kesopanan, serta ketulusan dalam melayani.”, tegas Ketua PA Kota Madiun.
Lebih lanjut, Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun, Imam Safi’i, S.H.I., M.H. juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis, baik di lingkungan keluarga maupun di tempat kerja. Hubungan yang dilandasi komunikasi yang baik, saling menghormati, saling mendukung, serta semangat kerja sama (teamwork) akan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, nyaman, dan produktif. Kekompakan seluruh aparatur menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PA Kota Madiun juga menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur peradilan. Integritas harus tercermin melalui sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, menjunjung tinggi kode etik, serta menolak segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan praktik korupsi.
Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya diukur dari diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), tetapi juga dari konsistensi seluruh aparatur dalam menerapkan budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas. Komitmen tersebut menjadi modal penting untuk mempertahankan predikat WBK sekaligus mewujudkan pelayanan hukum yang prima sebagai langkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Mengakhiri amanatnya, Ketua PA Kota Madiun berpesan agar seluruh aparatur senantiasa mengawali setiap pekerjaan dengan niat ibadah, menjaga kekompakan, meningkatkan disiplin, memelihara integritas, serta menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas kedinasan sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Apel Senin Pagi kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama agar diberikan kelancaran serta keberkahan dalam melaksanakan amanah dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat pencari keadilan. Kegiatan diakhiri dengan saling bersalaman sebagai wujud mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat positif sebelum memulai pelayanan kepada masyarakat pada pekan yang baru.
